Kecelakaan Yang Berujung Maut Bagi Pejalan Kaki Jakarta

Tepat pada hari minggu tanggal 22 Januari kemarin, saya mendengar berita yang mengejutkan melalui siaran televisi yang memberi kabar mengenai kecelakaan tragis di daerah sekitar Tugu Tani, dekat dengan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Sungguh amat menyedihkan ketika mendengar ada beberapa korban anak-anak serta dewasa yang menjadi korban dari peristiwa tersebut. Sekitar 9 orang diantaranya tewas seketika saat tertabrak oleh pengendara mobil yang lalai itu.

Hari yang seharusnya diwarnai dengan kebahagiaan karena ingin menikmati hiburan akhir pekan di wilayah sekitar Monumen Nasional harus berakhir dengan kepedihan yang mendalam. Siang tersebut menjadi saat terakhir bagi beberapa orang yang tidak pernah menduga akan mengakhiri hidupnya dengan peristiwa mengejutkan itu.

Keluarga yang ditinggalkan pun sangat merasa terpukul berat ketika melihat orang-orang maupun anak-anak yang disayanginya pergi meninggalkan mereka dalam waktu sekejap yang tidak pernah diduga sebelumnya. Dukacita mendalam pun turut saya rasakan dan kiranya keluarga yang ditinggalkan terus diberi kekuatan untuk menerima peristiwa tersebut.

Ya, itulah misteri hidup.Tidak pernah ada yang dapat menebak apa yang akan terjadi pada esok hari, lusa, minggu depan, bulan depan, dan tahun-tahun berikutnya.

Kelalaian dan perbuatan tidak bertanggungjawab yang dilakukan oleh seorang pengemudi  memberi dampak yang sangat tragis sekaligus memberi rasa terpukul bagi banyak pihak yang menjadi korban dari kecelakaan yang terjadi dalam sekejap waktu. Pengaruh dari obat-obatan terlarang dan minuman keras yang dikonsumsi oleh pengemudi bersama dengan teman-temannya akhirnya berujung dengan maut bagi para korban yang tertabrak.  Memang tidak pernah ada yang menyangka akan terjadi hal-hal seperti ini. Kecelakaan memang sangat sering terjadi di Kota Jakarta ini dan juga daerah-daerah lainnya yang ada di wilayah Indonesia. Seringkali, sebagian besar orang cenderung menganggap kelalaian dalam mengemudikan sebuah kendaraan bukan menjadi hal yang dianggap penting atau cenderung diremehkan.

Pengadilan ataupun pihak kepolisian memang belum menjatuhkan hukuman apapun karena masih dalam proses penyelidikan yang lebih merinci. Berharap keadilan bisa ditegakkan dan para pelaku mendapatkan hukuman yang seharusnya dan bukan mengambil keuntungan dari pihak-pihak yang bersalah sehingga memberi hukuman yang tidak seharusnya.

Kejadian ini  tentunya juga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk mengemudi dengan baik dan benar. Sekaligus menjadi pembelajaran mengenai gaya hidup yang pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri dan banyak pihak. Mengikuti pergaulan hidup yang tidak benar dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minuman keras yang berlebihan  tidak akan membuat kita menjadi lebih “keren” ataupun “terpandang”, justru sebalikanya, semua hal tersebut hanya akan memunculkan masalah-masalah baru. Menjadi diri sendiri dan tidak mengikuti arus dunia akan memunculkan kita sebagai pemenang dan bukan pecundang.

Kecelakaan memang tidak dapat kita duga sebelumnya namun dapat  kita cegah dengan menjaga kondisi tubuh  dengan baik sebelum mengendarai kendaraan bermotor  serta  mengemudi dengan cara yang benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: