Lebih Baik Seorang Diri atau Hidup Berpasangan?

Hidup sendiri belum tentu tidak bahagia. Banyak orang yang bilang, “lebih enak punya pasangan daripada hidup seorang diri”. saya pun selalu tersenyum kecil setiap mendengar kalimat tersebut dan segera menanggapinya dengan canda tawa.

Hidup berpasangan juga belum tentu membuat kita bahagia, semua tergantung siapakah yang menjadi pasangan kita, bagaimana karakternya, dan seberapa jauh tingkat kedewasaan serta kematangannya dalam menjalani suatu hubungan.

Kalau kita mendapatkan pasangan yang tepat, baru deh hidup terasa begitu indah. Namun jika sebaliknya, bersiap-siaplah menghadapi rintangan didepan sana, mempersiapkan mental agar tidak terlalu  kecewa, dan mencoba melindungi hati kita dari kesedihan yang tak kunjung habis.

Jadi, kembali lagi.. Kebahagiaan tidak tergantung dengan memiliki pasangan atau tidak.

Banyak orang diluar sana yang mampu bertahan hidup seorang diri, menghabiskan masa tua seorang diri dan tetap menjadi orang yang bahagia bahkan lebih  produktif menghasilkan karya hidup yang luar biasa. Seperti artikel saya sebelumnya, bahagia bukan merupakan tujuan namun cara menjalankan kehidupan ini.

Mungkin memang benar, hidup memiliki pasangan akan menjadi lebih indah karena akan memberikan warna warni kehidupan yang lebih menarik. Selain itu, banyak juga yang berpendapat jika memiliki pasangan maka kita akan memiliki seorang penolong yang saling menopang satu dengan yang lain. Namun, saya selalu berpikir untuk tidak menjadikan hal tersebut sebagai “patokan” tertentu.

Jangan membuat pendapat orang tentang statusmu menjadi sebuah tekanan ataupun “patokan” hidup. Tidak perlu terburu-buru untuk memilih pasangan. Dan saya selalu percaya,  kita akan mendapatkan pasangan yang terbaik di saat yang tepat. Namun, jika Tuhan berkehendak kita untuk hidup seorang diri, itupun juga akan menjadi menarik adanya karena Tuhan memiliki rencana yang terbaik bagi setiap kita.

Nikmatilah setiap detik, menit, jam, hari, bulan, minggu , bahkan setiap tahun dalam hidupmu sehingga membuat hidup lebih indah.

2 Comments (+add yours?)

  1. Stanson Chan
    Jan 11, 2012 @ 13:15:21

    Sangat tepat dan sangat saya setujui tulisan diatas , namun bagi mereka yang belum pernah mempunyai pasangan mungkin sangat sulit untuk memahaminya dan menganggap hanya sebagai kata2 penghibur saja karena mereka tak pernah merasakan suka-duka dalam kehidupan berpasangan.

    Reply

  2. kezhiabsirait
    Jan 11, 2012 @ 16:25:23

    iya, semua memang tergantung pandangan setiap pribadi dalam mengintepretasikan artikel diatas.tapi tak dapat dipungkiri bahwa memang itulah manusia, terkadang harus mengalami terlebih dahulu baru bisa mengerti..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: