Welcome To The Real World

Akhir Desember 2010 yang lalu, saya telah menyelesaikan program sarjana musik dari Universitas swasta yang ada di kawasan Tangerang. Pada saat hari kelulusan tersebut, saya banyak mendapatkan ucapan selamat atas prestasi yang berhasil saya dapatkan setelah 4 tahun bersusah payah.Rasa bangga, puas, senang, semangat, dan terharu pun menjadi bercampur aduk.

Disamping ucapan bahagia yang disampaikan kepada saya, ada beberapa orang yang turut memberikan dukungan dan perhatiannya dengan kalimat yang menarik,

“Selamat datang dalam realita, dunia yang sebenarnya dengan persaingan yang ketat dan selamat datang dalam dunia yang kejam.”

Tentu kita telah sering mendengar kalimat diatas. Dunia pendidikan memang sangat berbeda dengan dunia kerja yang sesungguhnya. Semasa kuliah, saya telah memiliki pengalaman bekerja karena pada saat itu membutuhkan dana tambahan untuk keperluan sehari-hari. Tetapi saya memang tidak pernah 100% terjun dalam dunia kerja yang sebenarnya karena separuh waktu saya dihabiskan dengan menimba ilmu dan menyelesaikan program sarjana.

Setelah berhasil mendapatkan gelar sarjana tersebut, maka tibalah saat dimana saya harus siap memasukki dunia yang sesungguhnya.  Perasaan takut, gelisah, dan khawatir untuk masuk dalam dunia kerja pun akhirnya datang menghampiri benak ini. Namun saya menyadari, walaupun begitu besar rasa takut yang datang, kita tetap tidak akan bisa melarikan diri dari kenyataan hidup ini. Akhirnya, kita pun harus menjalani dan  menghadapi apa yang ada di depan.

Melakukan sesuatu yang baru memang bukan perkara yang mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan. Saya pun akhirnya terjun dalam dunia kerja yang sebenarnya itu, proses adaptasi yang dilakukan akhirnya menjadi pembelajaran berharga yang tak ternilai harganya.

Yaaaaa..ternyata pesan “selamat datang” itu sangat amat benar. Belum terlalu lama memulai dunia kerja, akhirnya saya merasakan persaingan yang ketat itu ditambah dengan kekejaman dunia yang tidak pandang bulu menghampiri kehidupan setiap orang yang ada dalam dunia ini. Semakin lama ada dalam persaingan dunia ini, saya pun mulai menikmati seni menjalani hidup tersebut. Hidup itu seru ya ternyata hahaha..

Hidup penuh tantangan akhirnya mampu memberikan kepuasaan tersendiri bagi saya secara pribadi karena saya belajar untuk menikmatinya. Ketika membayangkan seandainya hidup kita hanya datar-datar saja tanpa rintangan, pasti akan sangat membosankan dan tidak akan ada cerita yang menarik untuk diceritakan kepada anak cucu kita. Memang tidak ada yang mudah dalam dunia ini, tetapi kita bisa membuat yang sulit itu menjadi mudah melalui cara pandang serta cara kita menjalani kehidupan. Saya pun cuma berpikir,

 Life is so easy if you keep it simple…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: