Macet..Macet..Macet lagii…

“Yaampunn macetnya jalanan ini..masa ga gerak-gerak?…”

Pasti kita sering melihat keluh kesah mengenai kemacetan kota Jakarta lewat timeline di media sosial, seperti twitter, facebook ataupun status di blackberry messenger dan berbagai media lainnya.

Akhir-akhir ini memang kemacetan kota Jakarta semakin tidak masuk akal, hampir setiap jam di  jalanan kota Jakarta dipenuhi  kendaraan bermotor dengan tingkat kepadatan yang sangat tinggi.

Setiap hari saya meninggalkan rumah sekitar jam 7 pagi, bisa dikatakan jalanan pada jam tersebut belum terlalu ramai dan masih dapat menikmati indahnya kota Jakarta. Tapi itu terjadi beberapa tahun yang lalu, bagaimana dengan sekarang ini???

Jam 7 pagi,saya mulai mengendarai kendaraan menuju ke tempat kerja. Belum terlalu jauh dengan letak rumah, saya sudah terjebak dengan kepadatan kota Jakarta. Semua orang sudah keluar dengan kendaraannya masing-masing untuk menuju tempat tujuan mereka, angkutan umum pun juga telah dipenuhi oleh para penumpangnya. Ada yang menuju ke sekolah, kampus, kantor dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan aktivitasnya masing-masing.

Apalagi saat sore hari, sekitar jam 6 sore saya meninggalkan tempat kerja dan hendak kembali ke rumah. Wahhh… “speechess” untuk menjelaskan kemacetan saat itu. Setiap hari saya harus menempuh hampir 2 jam hanya untuk sampai di rumah. Padahal saya mampu menempuh dengan waktu 20 menit pada saat jalan tidak terlalu padat.

Jumlah pendatang terus meningkat, produksi kendaraan serta pembelian kendaraan bermotor pun meningkat pesat tanpa dibatasi oleh pemerintah. Dan akhirnya kota Jakarta pun menjadi sangat amat penuh. Jarak dekat pun akhirnya terasa begitu jauh.

Rasanya tidak ingin mengeluh, rasanya juga tidak ingin protes dengan pemerintahan negara ini khususnya kota Jakarta namun saya merasa kota kesayangan yang menjadi kota kelahiran terasa semakin tidak teratur.

Kapan ya kira-kira Jakarta tidak diwarnai dengan kemacetan?

Dalam benakku cuma terlintas “Jakarta tidak akan macet waktu lebaran dan akhir tahun..hahaha..”

Bisa kita lihat sendiri, Jakarta akan menjadi seperti apa dalam waktu 5 – 10 tahun mendatang jika pemerintah tidak turun tangan untuk menata kembali kota Jakarta yang indah ini.

Kota Jakarta memang kota yang sangat menarik bagi masyarakat yang tinggal di luar kota. Memang pada kenyataannya, ketika saya mendatangi beberapa kota di luar Jakarta, cukup memiliki perbedaan yang sangat jauh. Tempat hiburan, sarana perdanganan serta lapangan kerja yang terbatas membuat banyak orang bertarung nasib dengan menjadi pendatang di ibukota. Saya cuma berharap pemerintah bisa melakukan hal yang sama terhadap kota-kota lainnya yang ada di Indonesia dengan membangunnya menjadi kota yang berkembang. Banyak wilayah di Indonesia yang memiliki kekayaan alam, kekayaan budaya, dan kekayaan sumber daya manusia yang membuat saya terkagum sebagai warga negara Indonesia.

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: